IM3 : Indosat Raih Perusahaan Idaman 2009

President Director & CEO Indosat menerima pengahargaan dari wakil pemimpin redaksi Majalah Warta Ekonomi di Jakarta. Indosat berhasil meraih penghargaan perusahaan Idaman 2009 melalui survei yang dilakukan pada september 2009. Penghargaan sebagai PerusahaanIdaman diberikan kepada perusahaann-perusahaan yang dinilai menjadi perusahaan yang diidam-idamkan tempat bekerja favorit oleh para responden pada 2009.

Alasan keseluruhan para responden memilih perusahaan-perusahan idaman adalah karena perusahaan-perusahaan ini dianggap memiliki standar gaji yang tinggi dibanding perusahaan lain dan memberikan fasilitas tunjangan yang baik kepada karyawannya. Perusahaan pilihan ini juga dianggap sebagai perusahaan terbaik di industrinya serta dipersepsikan sebagai perusahaan besar, terkenal dan memiliki manajemen organisasi yang bagus.sebelumnya beberapa waktu lalu Indosat juga berhasil meraih TOP 10 Indonesia’s Most Admired Companies dari The Wall Street Journal asia 200 Survei, sehingga Indosat masuk sebagai salah satu Asia’s Leading Companies. Penghargaan diterima Indosat untuk 2 kategori, yaitu kategori Reputasi Perusahaan (Corporate Reputation) dan kategori Inovasi (Inovation)

Indosat adalah penyelenggara telekomunikasi dan informasi terkemuka di Indonesia yang memberikan layanan jasa seluler (Mentari, Matrix, dan IM3), jasa telekomunikasi tetap atau jasa suara tetap (seperti jasa SLI yaitu SLI 001, SLI 008, dan FlatCall 01016, jasa fixed wireless yaitu StarOne dan Indosat Phone). Indosat juga penyelenggara jasa data tetap (MIDI) bersama dengan anak perusahaannya yaitu, Indosat Mega Media (IM2) dan Lintasarta. Indosat juga menjadi pelopor penyedian layanan seluler 3.5 G  dengan teknologi HSDPA untuk pascabayar maupun prabayar. Saham Indosat tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX:ISAT) dan saham dalam bentuk American Depositary Shares tercatat di Bursa Efek New York (NYSE:IIT).

Untuk keterangan lebih lanjut hubungi :

Corporate Comunications

Telp : 62-21-3869614

Fax : 62-21-30003754

E-mail : publicrelations@indosat.com

Website : http://www.indosat.com

Published in: on April 16, 2010 at 10:10 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Contoh Brosur

Published in: on Juni 30, 2010 at 7:56 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Feature Kepribadian (Profil) Aburizal Bakrie

                                                                                   Ir. H. Aburizal Bakrie (lahir di Jakarta, 15 November 1946; umur 63 tahun) adalah seorang pengusaha Indonesia yang merupakan Ketua Umum Partai Golkar sejak 9 Oktober 2009. Ia pernah menjabat Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat dalam Kabinet Indonesia Bersatu. Sebelumnya ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian dalam kabinet yang sama, namun posisinya berubah dalam perombakan yang dilakukan presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 5 Desember 2005.

Dia adalah anak sulung dari keluarga Achmad Bakrie, pendiri Kelompok Usaha Bakrie, dan akrab dipanggil Ical. Selepas menyelesaikan kuliah di Fakultas Elektro Institut Teknologi Bandung pada 1973, Ical memilih fokus mengembangkan perusahaan keluarga, dan terakhir sebelum menjadi anggota kabinet, dia memimpin Kelompok Usaha Bakrie (1992-2004).

Selama berkecimpung di dunia usaha, Ical juga aktif dalam kepengurusan sejumlah organisasi pengusaha. Sebelum memutuskan meninggalkan karier di dunia usaha, dia menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) selama dua periode (1994-2004).

Pada 2004, Ical memutuskan untuk mengakhiri karier di dunia usaha, setelah mendapat kepercayaan sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Kabinet Indonesia Bersatu periode 2004-2009. Dan sejak terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar 2009-2010, waktu dan energinya tercurah untuk mengurus partai.

Ical adalah orang yang sangat tertarik dengan gagasan tentang ‘pembangunan manusia’ yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan mengutamakan penyelesaian masalah pendidikan dan kesehatan. Untuk itu, dia membuat blog untuk berbagi gagasan yang beralamat di http://icalbakrie.com melalui blog itu dia ingin berbagi gagasan dan berdiskusi mengenai hal-hal yang berhubungan dengan ‘pembangunan manusia’.

blog tersebut bukan hanya tempat untuk mengobrol hal-hal yang serius saja. Ical juga menulis berbagai hal ringan seperti: olah raga, tenis yang menjadi olahraga favoritnya, buku, film, maupun makanan enak di seluruh penjuru Tanah Air. Semua hal bisa diskusikan secara terbuka, termasuk untuk dikritik dan didebat.

Dia percaya berdiskusi di blog banyak manfaat dan hikmah yang bisa dipetik darinya. Seperti kata sebuah pepatah kuno, “Bercakap-cakap akan mengajari kita lebih dari bermeditasi.”

Keluarga

Aburizal mempunyai tiga adik yaitu sebagai berikut

Aburizal menikah dengan Tatty Murnitriati dan dikaruniai tiga anak sebagai berikut:

Pendidikan

Pekerjaan

  • 1992 – sekarang Komisaris Utama/Chairman, Kelompok Usaha Bakrie
  • 1989 – 1992 Direktur Utama PT. Bakrie Nusantara Corporation
  • 1988 – 1992 Direktur Utama PT Bakrie & Brothers
  • 1982 – 1988 Wakil Direktur Utama PT. Bakrie & Brothers
  • 1974 –1982 Direktur PT. Bakrie & Brothers
  • 1972 – 1974 Asisten Dewan Direksi PT. Bakrie & Brothers

Organisasi

  • 2009 – 2014 Ketua Umum DPP Partai GOLKAR
  • 2004 – 2009 Anggota Dewan Penasehat DPP Partai GOLKAR
  • 2000 – 2005 Anggota Dewan Pakar ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia)
  • 1999 – 2004 Ketua Umum KADIN (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) periode II
  • 1996 – 1998 Presiden, Asean Chamber of Commerce & Industry
  • 1996 – 1997 International Councellor, Asia Society
  • 1994 – 1999 Ketua Umum KADIN periode I
  • 1993 – 1998 Anggota, Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) – periode II
  • 1993 – 1995 Anggota Dewan Penasehat, International Finance Corporation
  • 1993 – 1995 Presiden ASEAN Business Forum (d/h Institute of South East Asian Business) – periode II
  • 1991 – 1993 Presiden ASEAN Business Forum (d/h Institute of South East Asian Business) – periode I
  • 1989 – 1994 Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia
  • 1988 – 1993 Wakil Ketua Umum, KADIN Bidang Industri dan Industri Kecil
  • 1988 – 1993 Anggota, Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) – periode I
  • 1985 – 1993 Ketua Bidang Dana PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Indonesia)
  • 1984-sekarang Anggota, Partai Golongan Karya
  • 1984 – 1988 Wakil Ketua, Asosiasi Kerjasama Bisnis Indonesia – Australia
  • 1977 – 1979 Ketua Umum, HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia)
  • 1976 – 1989 Ketua Umum, Gabungan Pabrik Pipa Baja Seluruh Indonesia
  • 1975: Ketua Departemen Perdagangan HIPMI
  • 1973 – 1975 Wakil Ketua Departemen Perdagangan, HIPMI

Penghargaan

  • 1997 Penghargaan “ASEAN Business Person of the Year” dari the ASEAN BusinessForum
  • 1995 Pengharagaan “Businessman of the Year” dari Harian Republika
  • 1986 Penghargaan “The Outstanding Young People of the World” dari the Junior Chamber of Commerce

 

 

 

Opini sahabat tentang Aburizal Bakrie :

 

Loyalitas Pak Ical pada Tenis Luar Biasa

Petenis terbaik Indonesia. Peraih medali perak tenis junior se-Asia di Jepang, pada 1972. Medali emas SEA Games di Jakarta, 1979. Meraih emas Asian Games New Delhi, India, 1982.

Kecintaan pada dunia tenis membingkai hubungan persahabatan kami. Saya kebetulan atlet tenis nasional yang berjaya di era 1980-an dan kini menjadi pelatih tenis. Sedangkan Pak Ical adalah pengusaha yang memiliki kecintaan luar biasa pada cabang olahraga tenis.

Kami pertama kali bertemu sekitar tahun 1986. Kala itu, Pak Ical hadir menyaksikan pertandingan tenis pada acara Asian Games di Seoul, Korea Selatan. Pak Ical memang sangat antusias menyaksikan atlet tenis nasional berlaga di kejuaraan tingkat dunia.

Sejak saat itu kami sering bertemu dalam sejumlah kejuaraan tenis. Kebetulan, Pak Ical sering menjadi sponsor dalam sejumlah kegiatan yang berhubungan tenis. Dan, beliau juga sering mengajak kami para atlet bermain tenis bersama.

Hingga akhirnya, secara tidak disengaja terbentuk satu tim pecinta tenis yang terdiri dari delapan orang, termasuk saya dan Pak Ical. Empat di antaranya adalah atlet tenis profesional. Dan, saat ini, kami memiliki jadwal rutin bermain tenis seminggu dua kali di Klub Rasuna, Kuningan, Jakarta Selatan, milik Pak Ical.

Selain rutin bertanding di Klub Rasuna, kami sesekali diajak Pak Ical bermain tenis di luar kota atau luar negeri. Terakhir sekitar 2007, kami diajak bermain tenis di Paris, Prancis. Biasanya kalau tenis ke luar kota Jakarta, hanya Pak Ical yang membawa isteri, sedangkan kami bertujuh tidak. Kalau bawa isteri rasanya canggung dan tidak bebas, hehe…

Permainan tenis Pak Ical cukup bagus. Kualitas permainannya menurun hanya ketika beliau sedang memiliki masalah atau beban pikiran. Dalam kondisi seperti itu, permainan beliau biasanya terlihat tegang dan tanpa tawa. Namun, beliau selalu bermain sportif.

Seperti atlet pada umumnya, beliau juga sangat tidak suka ada bunyi bising atau gaduh saat bermain tenis. Beliau tak segan membanting raket, jika di sekitar lapangan muncul suara gaduh seperti bunyi tukang bangunan atau bunyi bising lainnya.

Kecintaan Pak Ical pada olahraga tenis memang luar biasa. Bahkan, olahraga golf yang lumrah digemari para pejabat dan orang kaya tak melunturkan kecintaannya pada tenis. Beliau tidak pernah mau saya ajak bermain golf.

Kalau olahraga atletik seperti lari dia masih mau, itu pun jarang. Tetapi jika diajak bermain tenis, jangan ditanya, langsung oke.

Di luar lapangan tenis, saya melihat Pak Ical sebagai sosok yang sangat low profile dan suka membantu sesama. Pernah suatu ketika usahanya sedang turun, pada akhir tahun 1980-an, beliau tak gengsi menumpang pesawat kelas ekonomi. Beliau sangat bisa menyesuaikan diri dengan keadaan.

Menu Makanan Favorit Abu Rizal

Berbicara tentang makanan memang tiada habisnya. Apalagi kalau kita berbicara tentang makanan favorit. Seru dan menarik, karena bagi sebagian orang, makanan merupakan media untuk menikmati hidup.

Salah satu makanan favorit saya: terong balado. Makanan ini berupa masakan tumis dari irisan sayur terong yang dipadu dengan ulekan sambal. Selain nikmat, masakan tradisional ini ternyata memiliki sejumlah keuntungan bagi penggemarnya.

Paling tidak saat memasukkan kata kunci ‘manfaat terong’ dalam mesin pencari di internet muncul ribuan artikel yang seolah berlomba menunjukkan keunggulan terong. Banyak yang menyebut sayur ungu itu berkhasiat untuk menurunkan kolesterol. Ada juga yang mengatakan terong dapat menghambat pembentukan plak-plak lemak.

Salah satu penelitian memaparkan bahwa terong juga bekerja sebagai antioksidan yang menghalangi pembentukan radikal bebas, sehingga membantu melindungi kerusakan sel membran dan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Terong merupakan sumber asam folat dam kalium.

Masakan lain yang juga menjadi favorit saya adalah telur balado, semur, dan tempe orek. Sama halnya terong balado, telur balado juga memadukan telur sebagai bahan utama dengan ulekan sambal. Sedangkan tempe orek adalah irisan tempe kering dengan rasa pedas manis.

Sementara produk hewani yang menjadi favorit saya adalah olahan ikan. Untuk makanan olahan ikan, rumah makan ‘Aroma Sulawesi’ di Kuningan, Jakarta, adalah salah satu yang menurut saya menjanjikan cita rasa enak. Rasa nikmatnya semakin menjadi, mungkin karena pemiliknya adalah mantan pemain tenis nasional haha… –kebetulan tenis adalah olahraga favorit saya–.

Dalam berbagai literatur dan artikel kesehatan, konsumsi ikan ternyata baik untuk kualitas kerja jantung. Hal itu dibuktikan dengan rendahnya angka penderita penyakit jantung pada masyarakat yang memiliki tingkat konsumsi ikan tinggi seperti di Jepang.

Terlepas dari segala manfaat yang ditawarkan makanan-makanan itu, yang pasti pilihan jatuh atas dasar rasa. Pilihan favorit jatuh atas dasar kenikmatan yang ditawarkan makanan itu saat menyentuh lidah.

  Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia ke-11   
Masa jabatan 7 Desember 2005 – 21 Oktober 2009
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Pendahulu Alwi Shihab
Pengganti Agung Laksono
       

 

  Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia ke-10  
Masa jabatan

21 Oktober 2004 – 6 Desember 2005
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Pendahulu Dorodjatun Kuntjoro-Jakti
Pengganti Boediono
       

 

Nama Ir. H. Aburizal Bakrie
Lahir 15 November 1946 (umur 63)
Jakarta, Indonesia
Partai politik Golongan Karya
Istri Tatty Murnitriati
Anak Anindya Noverdian Bakrie
Anindhita Anestya Bakrie
Anindra Ardiansyah Bakrie
Agama Islam
Situs resmi icalbakrie.com
Akun twitter aburizalbakrie
Ketua Partai Golkar (sedang menjabat)
Mulai Menjabat 09 Oktober 2009
Pendahulu/sebelumnya Jusuf Kalla
Published in: on Juni 8, 2010 at 8:57 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

BACKGROUNDER PT INDOSAT Tbk

Indosat didirikan pada tahun 1967 sebagai Perusahaan Modal Asing, dan memulai operasinya pada tahun 1969. Pada tahun 1980 Indosat menjadi Badan Usaha Milik Negara yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. Hingga sekarang, Indosat menyediakan layanan seluler, telekomunikasi internasional dan layanan satelit bagi penyelenggara layanan broadcasting.


PT Satelit Palapa Indonesia (Satelindo) didirikan pada tahun 1993 di bawah pengawasan PT Indosat. Satelindo beroperasi pada tahun 1994 sebagai operator GSM. Pendirian Satelindo sebagai anak perusahaan Indosat menjadikan ia sebagai operator GSM pertama di Indonesia yang mengeluarkan kartu prabayar Mentari dan pascabayar Matrix.


Pada tanggal
19 Oktober 1994 Indosat mulai memperdagangkan sahamnya di Bursa Efek di Indonesia, dan Amerika Serikat New York Stock Exchange.


Indosat merupakan perusahaan pertama yang menerapkan obligasi dengan konsep syariah pada tahun 2002. Setelah itu, pengimplementasian obligasi syariah Indosat mendapat peringkat AA+. Nilai emisi pada tahun 2002 sebesar Rp 175.000.000.000,00. dalam tenor lima tahun. Pada tahun 2005 nilai emisi obligasi syariah Indosat IV sebesar Rp 285.000.000.000,00. Setelah tahun 2002 penerapan obligasi syariah tersebut diikuti oleh perusahaan-perusahaan lainnya.


Memasuki abad ke-21, Pemerintah Indonesia melakukan deregulasi di sektor telekomunikasi dengan membuka kompetisi pasar bebas. Dengan demikian,
TELKOM tidak lagi memonopoli telekomunikasi Indonesia. Pada tahun 2001 Indosat mendirikan PT Indosat Multi Media Mobile (IM3) dan menjadi pelopor GPRS dan multimedia di Indonesia, dan pada tahun yang sama Indosat memegang kendali penuh PT Satelit Palapa Indonesia (Satelindo).


Pada akhir tahun
2002 Pemerintah Indonesia menjual 41,94% saham Indosat ke Singapore Technologies Telemedia Pte. Ltd.. Dengan demikian, Indosat kembali menjadi PMA. Pada bulan November 2003 Indosat melakukan penggabungan usaha tiga anak perusahaannya (akuisisi) PT Satelindo, PT IM3, dan Bimagraha, sehingga menjadi salah satu operator selular utama di Indonesia


Pada tanggal 1 Maret 2007 STT menjual kepemilikan saham Indosat sebesar 25% di Asia Holdings Pte. Ltd. ke Qatar Telecom.

Pada 31 Desember 2008, saham Indosat dimiliki oleh Qatar telecom Q.S.C. (Qtel) secara tidak langsung melalui Indonesia Communication Limited (ICLM) dan Indonesia Communications Pte Ltd (ICLS) sebesar 40,81%, sementara Pemerintah Republik Indonesia dan Publik memiliki masing-masing 14,29% dan 44,90%.


Di tahun 2009 Qtel memiliki 65% saham Indosat melalui tender offer (memiliki tambahan 24,19% saham seri B dari publik).

PT. Indosat Tbk

Jenis Publik : (IDX: ISAT) Industri Telekomunikasi

Didirikan : 1967

Kantor pusat :  Jl. Medan Merdeka Barat 21 Jakarta 10110 Gambir, Jakarta Pusat, Jakarta Indonesia

Tokoh penting :  Harry Sasongko, President Director & CEO

Produk Layanan : Selular, Telepon Tetap dan MIDI (Multimedia, Komunikasi Data dan Internet)

Pendapatan : 18,66 triliun IDR (2008)

Situs : www.indosat.com

Published in: on Mei 8, 2010 at 7:32 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Published in: on Maret 24, 2010 at 5:21 am  Komentar (1)  
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.